Guru Dijemput di Babelan, Cegah Pelaku Kabur
Ketua KPAD Kota Bekasi, Novrian, mengatakan bahwa aparat kepolisian bertindak cepat dengan menjemput JK di kediaman anaknya di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Menurutnya, langkah ini penting agar terlapor tidak sempat kabur.
“Kami mengapresiasi kerja cepat aparat kepolisian yang merespons kasus dugaan pelecehan seksual ini,” kata Novrian.
Baru Satu Korban yang Berani Melapor
Hingga kini, baru satu siswa yang berani melapor. Namun, KPAD masih melakukan pendekatan kepada siswa lain maupun alumni SMPN 13 yang diduga juga menjadi korban.
Peran KPAD dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
KPAD Kota Bekasi memastikan akan mendampingi korban dan terus berkoordinasi dengan kepolisian serta pihak sekolah. Masyarakat juga diimbau melapor jika mengetahui adanya kasus serupa.
Catatan Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah
Kasus pelecehan seksual di sekolah bukan hal baru. Banyak kasus baru terungkap setelah lama karena korban merasa malu atau takut. Laporan siswa SMPN 13 ini diharapkan bisa membuka jalan bagi pengungkapan kasus lain.
Harapan bagi Dunia Pendidikan
Peristiwa ini menjadi peringatan keras agar sekolah benar-benar menjadi tempat aman bagi siswa. Dinas pendidikan dan aparat hukum diharapkan memperketat pengawasan terhadap tenaga pendidik.
Penutup
Kasus dugaan pencabulan guru SMPN 13 Bekasi oleh JK harus diusut tuntas. Publik menanti proses hukum yang transparan, serta jaminan perlindungan anak agar peristiwa serupa tidak terulang.
Sumber: MetroTV