Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding, dan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, angkat bicara. Mereka mengklarifikasi foto viral yang beredar. Foto itu menunjukkan keduanya bermain domino bersama Azis Wellang, sosok yang pernah terlibat kasus pembalakan liar. Keduanya memberikan penjelasan terpisah untuk meluruskan duduk perkara.
Penjelasan Menteri Karding: Sekadar Permainan Domino
Menteri Karding, yang juga Sekjen Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), menjelaskan kronologi kejadian. Pada Senin (1/9), KKSS mengadakan pertemuan rutin. Acara itu juga diisi dengan permainan domino. Ini adalah bagian dari budaya Sulawesi Selatan. Awalnya, ia berniat menemui Raja Juli di Posko KKSS. Mereka berdua lalu bertemu dan berbincang secara pribadi di bagian belakang posko.
Setelah diskusi selesai, Raja Juli diajak oleh anggota KKSS untuk bermain domino. Karding juga ikut. Mereka bermain dua set. Yang ikut bermain adalah Azis Wellang dan Andi, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI).
Karding mengaku tidak mengetahui latar belakang Azis Wellang saat itu. Setelah foto tersebut viral, ia melakukan konfirmasi. Ia kemudian mendapat penjelasan bahwa status Azis Wellang tidak lagi berstatus tersangka. Keterangan itu berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 13/Pid.Pra/2023/PN.Jkt.Pst dan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) dari Ditjen Gakkum KLHK.
Klarifikasi Menteri Raja Juli: Komitmen Menindak Pembalakan Liar
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga memberikan klarifikasinya. Ia menjelaskan dirinya datang ke Posko KKSS untuk memenuhi janji bertemu Menteri Karding. Ia dan Menteri Karding berdiskusi selama dua jam di sana. Raja Juli menegaskan tidak ada pembahasan tentang pembalakan liar dalam diskusi tersebut.
Setelah diskusi, Raja Juli hendak pulang. Namun, ia diajak bermain domino oleh beberapa orang di lokasi. Ia pun ikut bermain dua putaran. Setelah itu, ia pamit pulang. Raja Juli baru tahu Azis Wellang adalah sosok yang ikut bermain domino dengannya setelah berita tersebut beredar.
Ia menegaskan, “Bagi saya tidak ada sedikitpun ruang bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan.” Raja Juli berkomitmen untuk menindak tegas semua pelanggar hukum, termasuk pembalakan liar. Ia menegaskan akan menegakkan hukum setegas-tegasnya tanpa pandang bulu.
Penjelasan kedua menteri ini menunjukkan bahwa pertemuan tersebut bersifat kebetulan. Keduanya tidak tahu tentang status Azis Wellang pada saat itu. Mereka juga memastikan tidak ada diskusi tentang kasus hukum atau pembalakan liar dalam pertemuan tersebut.
Sumber: news.detik.com