Bogor – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bogor berhasil menggagalkan rencana ratusan pelajar yang hendak ikut aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta. Sebanyak 197 pelajar SMK diamankan saat hendak berangkat pada Kamis (28/8/2025).
Penyekatan di Sejumlah Titik
Operasi pencegahan dilakukan di gerbang tol, jalur arteri, terminal, hingga stasiun. Sebanyak 250 personel polisi dikerahkan untuk menghentikan rombongan pelajar. Mereka kemudian dibawa ke Aula Mapolres Bogor untuk pendataan dan pembinaan.
Koordinasi dengan Sekolah dan Orang Tua
Polisi menegaskan bahwa langkah ini bukan penahanan, melainkan pembinaan. Pihak sekolah dan orang tua telah dihubungi untuk menjemput langsung para pelajar.
Ajakan Demo Lewat Grup WhatsApp
Hasil penyelidikan menunjukkan ajakan demo disebarkan lewat media sosial, termasuk grup WhatsApp. Tiga admin grup kini diamankan dan diperiksa intensif.
Dugaan Aksi Vandalisme
Selain pelajar, ada 16 lulusan SMA ikut diamankan. Diduga mereka berencana melakukan aksi vandalisme menggunakan cat semprot (pylox) yang dibeli secara iuran Rp10 ribu.
Upaya Pencegahan
Polres Bogor menekankan langkah ini adalah tindakan preventif agar pelajar tidak terprovokasi. Edukasi dan pembinaan dilakukan agar siswa bijak menggunakan media sosial.
Sumber: detikNews