Rekomendasi Destinasi Wisata Bersejarah di Kampung Peneleh Surabaya – Jagad Swara

Rekomendasi Destinasi Wisata Bersejarah di Kampung Peneleh Surabaya

Surabaya – Kelurahan Peneleh di Kecamatan Genteng bukan cuma kampung biasa. Dijuluki sebagai “Kampung Bapak Bangsa”, area ini menyimpan jejak bersejarah para tokoh bangsa seperti HOS Tjokroaminoto dan Bung Karno—plus jejak Majapahit di Sumur Jobong, Masjid Jami’ Peneleh, dan Makam Eropa.

1. Sumur Jobong

Sumur Jobong ditemukan secara tidak sengaja pada 8 Oktober 2018 di Jalan Pandean Gang I saat warga menggali saluran air. Struktur bertingkat tiga ini diyakini berasal dari era Majapahit—hasil kajian Tim Arkeologi BPK XI Jatim—dan kini bisa dikunjungi secara gratis sebagai destinasi wisata sejarah menarik. :contentReference[oaicite:0]{index=0}

2. Museum HOS Tjokroaminoto

Bekas rumah HOS Tjokroaminoto, tokoh pergerakan besar Hindia Belanda, kini jadi museum dengan sekitar 143 koleksi sejarah. Terletak di Jalan Peneleh Gang VII No. 29-31, museum ini buka Selasa–Minggu pukul 08.00–15.00 WIB dengan harga tiket sangat murah, hanya sekitar Rp 5.000. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

3. Museum Rumah Lahir Bung Karno

Rumah kelahiran Presiden Soekarno di Jalan Pandean IV No. 40 kini jadi museum interaktif dengan video mapping dan augmented reality. Museum ini buka Selasa–Minggu dan bisa dikunjungi secara gratis bagi pengunjung yang ingin menyelami kisah masa kecil Proklamator RI. :contentReference[oaicite:2]{index=2}

4. Langgar Dukur Kayu & Makam Peneleh

Langgar Dukur Kayu adalah musala unik berbentuk panggung kayu yang masih aktif digunakan. Terdapat tulisan Jawa tahun pendirian “1893” di cungkup mimbar. Sementara itu, Makam Peneleh, yang bersejarah sebagai situs pemakaman masa kolonial, menjadi destinasi religius dan edukatif. :contentReference[oaicite:3]{index=3}

Kombinasi Wisata Sejarah, Budaya, dan Religi

Kampung Peneleh menawarkan blueprint wisata heritage yang lengkap: mulai dari jejak peradaban Majapahit (Sumur Jobong), warisan pergerakan nasional (HOS & Bung Karno), hingga situs keagamaan dan kolonial (Langgar & Makam Peneleh). Semua destinasi ini mudah dijangkau dengan berjalan kaki karena berdekatan di kawasan Genteng.

Kelurahan Peneleh Surabaya membuktikan bahwa kota besar pun menyimpan lapisan-lapisan sejarah penting—siapa yang bilang sejarah harus jalan jauh?

 

Sumber: Detik.com

Tags :

Search

Popular Posts

Categories