Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 hingga Setujui Naturalisasi Dua Pesepakbola

Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2025 hingga persetujuan naturalisasi dua pesepakbola keturunan Indonesia.
BPK Sampaikan LHP LKPP 2025
Agenda pertama rapat adalah penyampaian LHP LKPP Tahun 2025 oleh Ketua BPK RI. Dalam laporannya, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah pusat setelah melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan kementerian, lembaga, dan Bendahara Umum Negara. DPR selanjutnya akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
Sahkan Anggota Komisi Informasi Pusat
Selain membahas laporan keuangan negara, DPR juga mengesahkan hasil uji kelayakan dan kepatutan terhadap tujuh anggota Komisi Informasi Pusat (KIP) periode 2026–2030 beserta tiga anggota pengganti antarwaktu (PAW). Puan berharap para anggota KIP yang terpilih dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
DPR Setujui Naturalisasi Dua Pesepakbola
Pada agenda terakhir, DPR menyetujui permohonan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia kepada dua pemain sepak bola keturunan, yakni Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker. Persetujuan diberikan setelah seluruh anggota dewan yang hadir menyatakan setuju dalam rapat paripurna.
Pemerintah menyampaikan bahwa naturalisasi kedua pemain tersebut diharapkan dapat memperkuat Tim Nasional Indonesia sekaligus memberikan transfer pengetahuan, pengalaman, dan peningkatan kualitas bagi perkembangan sepak bola nasional maupun kompetisi liga profesional.
Fokus pada Kepentingan Nasional
Rapat Paripurna kali ini menyoroti berbagai agenda strategis, baik di bidang pengelolaan keuangan negara, penguatan lembaga publik, maupun peningkatan prestasi olahraga nasional melalui proses naturalisasi atlet. Seluruh keputusan diambil sesuai mekanisme yang berlaku di DPR RI.
Kesimpulan
Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Puan Maharani menghasilkan sejumlah keputusan penting, mulai dari pembahasan LHP LKPP 2025, pengesahan anggota Komisi Informasi Pusat, hingga persetujuan naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker. Langkah tersebut diharapkan mendukung tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memperkuat prestasi sepak bola Indonesia di tingkat internasional.